WPML not installed and activated.

Mengenal Kopi Arabica

By admin on October 15, 2012 in Speciality Coffee
0
0

Beberapa hal yang menarik mengenai kopi Arabica. Berikut adalah ciri – ciri khas kopi Arabica:

  • Memiliki rasa asam khas. Seberapa asamnya akan cukup sangat bervariasi antara jenis arabica yang satu dan yang lainnya.
  • Memiliki aroma khas dan sedap wanginya.
  • Rasa yang pahit dan unik
  • Kafeinnya sekitar 50% lebih sedikit dari kopi Robusta dan yang lainya termasuk kopi luwak.

Kopi Arabica sangat cocok bila dikonsumsi bersama campuran susu atau cream. Beberapa orang suka mengkonsumsinya tanpa susu. Tetapi bagi saya, kopi Arabica sangat cocok jika dipadukan bersama vanila. Untuk kopi hitam, saya suka kopi luwak indonesia. Dan tidak semua blend coffee mempunyai cita rasa dan aroma yang sedap. Banyak juga blend coffee yang memiliki cita rasanya buruk. Memadukan berbagai jenis kopi memang bukan hal mudah. Perlu pengalaman tersendiri. Jika salah dalam pemilihan kopinya, maka hasilnya sangat “mengerikan”. Bisa jadi rasanya sangat aneh dan bau.Sekedar info bagi anda, berikut saya tuliskan beberapa macam kopi arabica yang sangat terkenal di dunia:

1. Arabica jawa

Kopi ini terkenal di seluruh dunia, sehingga nama Jawa telah menjadi simbol untuk kopi ini. Bahkan logo dari program komputer  yang terkenal diberi nama “Java” menggunakan lambang sebuah cangkir kopi yang meng-identikkan kopi “java”, namun dari segi harga kopi luwak jauh mengungguli, kopi luwak menjadi kopi termahal sejak setahun pertama masa ekspor.

2. Sumatra Mandheling dan Sumatra Lintong.

Mandheling dinamakan suku Batak Mandailing di daerah Sumatra utara, Indonesia. Kopi Lintong diberi nama menurut nama tempat Lintong di Sumut. Sedangkan Kopi Gayo juga berasal dari daerah dataran Tinggi Gayo.

3. Sulawesi Toraja Kalosi

Kopi yang ditanam di daerah pegunungan tinggi Sulawesi. Kalosi adalah sebuah nama kota kecil Sulawesi, merupakan tempat pengumpulan kopi dari sekitarnya. Toraja adalah sebuah daerah pegunungan Sulawesi tempat tumbuhnya kopi. Kopi dari Sulawesi tersebut agak sedikit lebih kuat dari kopi Sumatra.

4. Costa Rican Tarrazu  berasal “San Marcos de Tarrazu valley” di pegunungan luar San Jos, Costa Rica.

5. Guatemala Huehuetenang

Ditanam pada ketinggian 5000 kaki di daerah bagian utara Guatemala.

6. Ethiopian Yirgacheffe dari daerah kota Yirga Cheffe pada provinsi Sidamo (Oromia) di Ethiopia.

7. Kopi Kolombia  pertama kali kopi ini diperkenalkan di Kolombia, awal tahun 1800.

8. Colombian Milds,   kopi ini termasuk kopi dari Kolombia, Kenya dan Tanzania.

9. Hawaiian Kona coffee  ditanam pada sebuah kaki pegunungan Hualalai di distrik Kona di Hawaii.Kopi ini diperkenalkan pertama kali di kepulauan tersebut oleh Chief Boki. Ia adalah seorang gubernur  Oahu di tahun 1825.

10. Jamaican Blue Mountain Coffee  dari Blue Mountains, Jamaika. Kopi ini memiliki harga yang sangat mahal karena kepopulerannnya.

11. Kenyan  terkenal karena keasamannya yang tinggi dan rasanya.

12. Mexico  memproduksi biji – biji kopi yang keras.

13. Mocha Kopi dari Yemen dahulunya diperdagangkan di sebuah pelabuhan Mocha, Yemen. Jangan disalahartikan cara penyajian kopi dengan secangkir coklat.

14. Santos dari daerah Brasilia. Memiliki tingkat keasaman yang sangat rendah.

0 Comments

Add comment

Leave a Reply